TETAP PERCAYA di tengah PENDERITAAN

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh syukur karena kita punya Tuhan yang dapat kita andalkan. Sahabat, iman kita mungkin saja diuji ketika kita berada dalam keadaan yang terpuruk, di level paling bawah. Apakah kita akan tetap percaya kepada Allah atau justru meninggalkan-Nya? Saya sadar, memilih tetap percaya kepada Allah pada saat kita belum melihat pertolongan-Nya bukanlah hal yang mudah. Sebab, memilih untuk tetap percaya kepada Allah pun tidak berarti akan melepaskan kita dari berbagai penderitaan. Sebaliknya, apakah berpaling dari Allah akan menjadikan semuanya lebih baik?

Sebagai pengikut Kristus status kita adalah anak-anak Tuhan dan kita disebut pula sebagai orang percaya, yaitu percaya kepada Kristus.  Kepercayaan yang dimaksud bukanlah sekadar percaya, tetapi penyerahan penuh kepada Tuhan dan mempercayakan segenap hidup kita kepada-Nya, “Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;”  (Mazmur 37:5).

Sahabat, mari kita menggali berkat dari Mazmur 31:1-25 di bawah judul: “Aman dalam tangan Tuhan.”

Dalam penderitaan ada banyak sekali godaan yang dapat membuat kita mengeluh, bersungut-sungut kepada Allah, menyerah, tidak mau memercayai Allah, atau meninggalkan iman, kepada apa yang bukan Allah.

Mazmur 31 diawali dengan keluh kesah Raja Daud. Ia merasakan keadaan yang begitu sesak, sakit hati, jiwa, dan tubuhnya merana, serta sepanjang hidupnya hanya diselimuti oleh duka dan keluh kesah (ayat 10-11). Penderitaannya bertambah karena ia menjadi celaan dari para lawannya. Kondisinya begitu menakutkan sehingga orang-orang yang mengenalinya pun pergi jauh menghindar (ayat 12). Sekalipun keadaannya memprihatinkan, ia tetap percaya kepada TUHAN (ayat 15). Ia tahu bahwa kehidupannya ada dalam tangan TUHAN (ayat 16). Dengan iman Daud berkata, “Alangkah limpahnya kebaikan-Mu. Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!” (ayat 20 dan 22). Ia menaruh harapan bahwa dibalik penderitaan panjang terdapat kebaikan Allah bagi mereka yang takut akan TUHAN dan yang berlindung kepada-Nya (ayat 20).

Selanjutnya di ayat 25, Daud  mengajak kita untuk tetap setia dan tunduk kepada TUHAN walau kita masih sakit, tetap ada persoalan, pergumulan dan permasalah hidup lainnya. Yakinlah, hanya orang yang berharap kepada TUHAN-lah yang bisa mendapatkan kekuatan dan keteguhan hati dalam menghadapi segala pergumulan hidupnya.

Sahabat, ketika pengharapan setiap anak-anak Tuhan hanya diarahkan kepada Tuhan, maka apapun yang Tuhan mau, apapun yang Tuhan kehendaki, apapun yang menjadi selera Tuhan, harus kita turuti, dan hal ini tidak mudah, itulah sebabnya Firman Tuhan katakan kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu hai semua orang yang berharap kepada Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan tahu benar bahwa manusia itu memiliki kehendak bebas, jadi akan sulit melepaskan dirinya dari ikatan dunia yang sudah begitu kuat mengikat setiap kita, setiap orang percaya, setiap anak-anak Tuhan. Ingatlah! Sahabat, tidak ada kebaikan dan pertolongan yang sejati di luar Allah. Karena pertolongan-Nya tidak pernah  datang terlambat. Ia akan menunjukkan kasih-Nya dengan cara ajaib. Saat kita berpikir bahwa kita sendirian, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Tuhan mendengarkan semua permohonan kita dan Ia akan menjawab sesuai waktu dan cara-Nya. Tuhan memberkati Sahabat dan keluarga. (pg)

Comments

One response to “TETAP PERCAYA di tengah PENDERITAAN”

  1. Kristianti Kartika Widjaja Avatar
    Kristianti Kartika Widjaja

    Selamat pagi Pak Paul dan para Sahabat pendukung Kristus.
    Salam sehat dan penuh pengharapan di dalam Yesus Kristus.
    Haleluya …Amien…????, Tks utk Renungan Firman Tuhan pagi ini yg menjadi Rhema utk kita spy kita mau tetap memilih setia dan percaya kepada Allah di dalam menghadapi badai kehidupan yang sulit.
    Memanglah itu tidak mudah , namun pertolongan yg sejati hanya datang dari Tuhan dan pertolongan-Nya tak pernah terlambat bagi kita yang selalu mengandalkan Dia ; dan kitapun harus siap untuk menerima jawaban dari doa kita seperti apa yang Tuhan inginkan…..Immanuel.
    Tuhan Yesus Memberkati….Selamat hari Minggu dan Selamat Beribadah dengan penuh percaya kepada Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *