Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh kasih. Sungguh sangat menyenangkan tinggal bersama dengan orang-orang yang mengasihi kita. Karena kalau saudara mengasihi seseorang, cara saudara bicara dan bertindak akan berbeda, yang jelas, mereka merasa nyaman dan aman tinggal bersama saudara.
Oscar Wilde (Novelis asal Irlandia) berkata, “Jagalah kasih di dalam hati saudara. Kehidupan tanpa kasih akan seperti taman yang bunga-bunganya mati karena tidak mendapat sinar matahari.”
Tugas dan tanggung jawab orang percaya di tengah dunia ini adalah menjadi berkat dan menunjukkan kasih. Itulah sebabnya Tuhan tak henti-hentinya dan begitu tegas menuntut agar kehidupan orang percaya dipenuhi dengan kasih. Mengapa?
Pertama, kasih merupakan dasar utama seluruh pengajaran Injil. Kepada jemaat Korintus Paulus menegaskan: meskipun seseorang dapat melakukan segala sesuatu, punya karunia yang hebat, dapat menyembuhkan orang sakit, bisa berbahasa malaikat, memiliki pengetahuan dan menguasai isi Alkitab, sudah melayani Tuhan sampai ujung bumi tidak ada arti apa-apa jika ia tidak memiliki kasih (1 Korintus 13:1-3).
Tuhan Yesus bersabda, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22:37-40.
Kedua, kasih adalah Allah itu sendiri. Jadi Allah bukan saja memiliki kasih, tetapi Dia adalah kasih, “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” (1 Yohanes 4:8).
Jika kita mengaku bahwa kita adalah anak-anak Allah, kasih harus menjadi bagian hidup kita. Bukan kasih yang hanya digembar-gemborkan melalui ucapan saja, tapi kasih yang diwujudkan dalam tindakan yang konkrit. Jika orang percaya yang tidak memiliki kasih ia telah gagal dalam pengiringannya kepada Tuhan dan sia-sialah kepercayaannya. Ditegaskan: “… jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.” (1 Yohanes 4:11).
Ketiga, kasih adalah perintah baru Tuhan. Yesus bersabda: “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yohanes 13:34). Karena memiliki kasih itu adalah perintah dari Tuhan, maka mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus taat. Kasih adalah untuk membuktikan bahwa kita ini adalah murid-murid Yesus; jika tidak ada kasih di dalam kita, kita tidak layak disebut murid Yesus!
Ingatlah! Kasih merupakan kekayaan hidup, yang akan menjadi makin banyak apabila ia dibagi-bagikan kepada orang lain. Karena itu Victor Hugo (Penyair asal Amerika) memberi nasihat, “Bila Anda pergi tidur, bawalah untuk bantal Anda tiga hal, yaitu: Kasih sayang, pengharapan, dan belas kasih.” Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Merry Christmas. (pg)
Leave a Reply