Diciptakan untuk MEMUJI Tuhan

Selamat jumpa Para Pendukung Kristus, apa kabar? Sehat-sehat dan tetap semangat untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Billy Graham berkata, “Kita memuliakan Kristus ketika kita hidup bagi Allah: memercayai, mengasihi, serta menaati-Nya”.


Mungkin ada cukup banyak orang, tak terkecuali orang percaya, tidak mengerti bahwa sesungguhnya semua manusia yang ada di dunia ini diciptakan untuk memuji Tuhan, sebab ada tertulis:  “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!”  (Mazmur 150:6).  Oleh karenanya memuji dan meninggikan nama Tuhan seharusnya menjadi bagian hidup kita sehari-hari. Menjadi gaya hidup kita.

Maka tak heran kalau pemazmur melakukan ini:  “Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.”  (Mazmur 34:2).  Kata memuji berasal dari kata dasar puji yang berarti pengakuan dan penghargaan yang tulus terhadap kebaikan, keunggulan seseorang. 

Memuji berarti menyatakan kekaguman dan penghargaan kepada seseorang dengan kata-kata yang tentunya dianggap sangat positif, semisal memuji seseorang karena ia memiliki kemampuan, keahlian, prestasi, keunggulan atau kualitas di atas rata-rata orang pada umumnya.

Padanan kata memuji adalah memuliakan. Memuliakan adalah tindakan memuji yang biasanya secara khusus ditujukan kepada Tuhan.  Orang yang memiliki pengenalan yang benar tentang Tuhan pasti tidak akan memuji Tuhan dengan sembarangan atau sesuka hati;  ia tidak akan memuji Tuhan hanya saat beribadah atau menghadiri persekutuan doa saja, atau saat mengalami hal-hal yang baik saja, tetapi puji-pujian itu akan selalu keluar dari hati dalam segala keadaan. 

Kapan pun dan di mana pun ia takkan menahan bibirnya untuk terus memuji-muji Tuhan.  “Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil.”  (Mazmur 119:164).  Daud memuji Tuhan tujuh kali dalam sehari karena ia tahu bahwa nama Tuhan adalah nama yang indah dan di dalam nama itu ada kuasa yang dahsyat dan ajaib.

Pemazmur adalah sosok yang patut kita teladani dalam hal memuji dan memuliakan nama Tuhan, karena hampir segenap isi kitab Mazmur berisikan puji-pujian bagi Tuhan.  Alkitab menyatakan bahwa nama Yesus bukanlah sembarang nama,  “Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: ‘Yesus Kristus adalah Tuhan,’ bagi kemuliaan Allah, Bapa!”  (Filipi 2:9-11). 

Kita harus memuji dan meninggikan nama Tuhan Yesus karena nama-Nya bukan sembarang nama, tetapi nama-Nya di atas segala nama, nama yang mampu membuat setiap lutut bertelut.  Kalau Daud memuji Tuhan tujuh kali sehari, bagaimana kita?  Kasih dan kebaikan Tuhan atas kita sungguh tak terhitung jumlahnya, maka kita patut memuji dan memashyurkan nama-Nya!

Puji-pujian yang keluar dari sikap hati yang benar akan sangat menyenangkan Tuhan;  dan ketika Tuhan disenangkan, kasih-Nya pasti akan dicurahkan atas hidup kita.  Bagian kita adalah memuji dan memuliakan Tuhan, Ia pun akan bekerja dengan bagian-Nya sendiri.

Ingatlah! Jangan Malu Memuji Tuhan. Bernyanyilah, karena Tuhan senang dengan pujianmu! “Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.”  (Mazmur 96:2). GBU & Fam. Better days are coming. (pg) 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *