
Author: Christopherus
-
PERTIMBANGAN dan HIKMAT
Sahabat, sejatinya setiap hari kehidupan kita diwarnai dengan pengambilan keputusan demi keputusan. Ada keputusan kecil, sedang, maupun besar dengan dampak atau risiko minimal atau risiko yang cukup besar.
Apakah Sahabat termasuk orang yang dikenal berhati-hati saat mengambil keputusan, terutama untuk keputusan-keputusan besar, jangka panjang, atau berisiko tinggi? Jika ya, maka berbahagialah Anda! Mengapa? Karena Anda tidak hanya sedang menaati nasihat firman Tuhan yang hari ini kita renungkan, tetapi juga sedang menjaga hidup Anda dari hal-hal yang dapat berakibat buruk hingga berdampak fatal!
Sahabat, para ahli juga menasihatkan agar kita tidak mengambil keputusan penting dalam kondisi jiwa tidak tenang, tertekan, atau saat fisik kita dalam keadaan kurang fit.
Bacaan Sabda: Amsal 3:19 – 24. Sahabat, mari kita renungkan sejenak. Berkat apa saja yang kita dapatkan dari perenungan kita saat ini? Tuhan memberkati. (pg) -
ADAKAN WAKTU UNTUK BERDOA
Meski status orang percaya adalah warga surgawi, namun harus diingat bahwa selama dua kaki kita masih berpijak di atas muka bumi, kita juga mesti berhadapan dengan segala kesukaran dan masalah setiap hari, sama seperti yang dirasakan dan dialami oleh mereka yang belum percaya. Kita tidak mungkin lari dari segala kesukaran dan masalah; suka tidak suka, mau tidak mau kita harus menghadapinya.
Sahabat. Ada cukup banyak orang percaya yang mengalami kegagalan demi kegagalan, merasa tidak sanggup menghadapi segala kesukaran dan kesulitan karena mereka belum memiliki kehidupan doa. Bagaimana bisa menang atas segala pergumulan kalau kita tidak mau berperang terlebih dahulu, tidak mau menyangkal diri, dan tidak mau membayar harga!
Raja Salomo menulis, “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.” (Pengkhotbah 3:1). Kebenaran ini berlaku bagi kita dalam segala hal dan keadaan, termasuk juga dalam kehidupan doa. Selagi ada kesempatan dan waktu, “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!” (Yesaya 55:6). Kalau kita ingin menang atas segala pergumulan, tetap tegak berdiri di atas badai dan gelombang kehidupan, jalan satu-satunya adalah harus memiliki kehidupan doa! Dengan kata lain berdoa harus menjadi bagian yang tetap dalam keseharian hidup kita!Bacaan Sabda: Mazmur 59: 1 – 18. Sahabat, mari kita renungkan sejenak. Berkat apa saja yang kita dapatkan dari perenungan kita saat ini? Tuhan memberkati. (pg)
-
TUHAN SEKELILING Umat-Nya
Berita-berita yang mengerikan hampir setiap hari kita dengar, tidak bisa disalahkan jika semua orang merasa takut dan khawatir menghadapi hari esok. Sesungguhnya hari esok memiliki kesusahannya sendiri, karena itu kita tidak perlu dicekam memikirkan keadaan esok. Jangan sampai rasa takut dan khawatir melumpuhkan iman kita kepada Tuhan Yesus.
Sahabat, sekalipun dunia saat ini dipenuhi dengan goncangan-goncangan di segala bidang kehidupan, tetapi kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut(Ibrani 12:28). Marilah kita menjalani hidup ini dengan sikap yang optimis, hidup karena percaya bukan hidup karena melihat (2 Korintus 5:7). Hidup karena percaya berarti melangkah dengan iman karena kita bukan lagi mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan mengandalkan Tuhan dan berserah kepada pimpinan-Nya.Bacaan Sabda: Mazmur 125:1-5 dan Yeremia 17:7. Sahabat, mari kita renungkan sejenak. Berkat apa saja yang kita dapatkan dari perenungan kita saat ini? Tuhan memberkati. (pg)
-
TERTULAR atau MENULARI
Sahabat, dalam pergaulan kita dengan orang lain, ada dua kemungkinan yang bisa kita alami: Kita tertular atau menulari. Jika dua kondisi tersebut berkaitan dengan hal-hal yang positif, tentu akan berimbas positif pula dalam kehidupan kita.
Begitu juga seharusnya jika kita bergaul karib dengan Tuhan. Kita akan tertular sifat-sifat Allah yang positif. Sifat-sifat Allah lambat laun akan menjadi kebiasaan dan karakter kita sehingga hidup kita akan menjadi semakin baik. Kehidupan kita pun dapat menjadi saksi Kristus karena orang-orang akan melihat karakter dan pribadi Kristus dalam keseharian kita.
Bacaan Sabda: Mazmur 25:8-14. Sahabat, mari kita renungkan sejenak. Berkat apa saja yang kita dapatkan dari perenungan kita saat ini? Tuhan memberkati. (pg)
-
Terbuka HARAPAN BARU Bagimu
Saya menerima kiriman satu quote yang menggetarkan hati: “Apabila engkau telah kehilangan segalanya dan hanya tersisa Tuhan; maka engkau punya lebih dari cukup untuk memulai sesuatu yang baru.” Betul-betul menggetarkan hati dan menyalakan pengharapan dan semangatku.
Sahabat, apakah engkau sedang terpuruk? Atau mungkin sedang dirundung sedih dan malu? Atau mungkin sedang sakit tak berdaya? Atau hartamu habis ludes, dan kawan-kawan bisnis pun menjauh? O, jangan biarkan keputusasaan menelanmu! Masih ada Satu Pribadi yang tak mungkin pergi darimu: ALLAH!
Itu sudah cukup, Sahabat! Mulailah dengan Tuhan. Berharaplah pada-Nya. Masa depan baru tidak akan pernah tertutup bagimu.
Bacaan Sabda: 1 Tawarikh 4:9-10 dan Mazmur 33:1-22. Sahabat, mari kita renungkan sejenak. Berkat apa saja yang kita dapatkan dari perenungan kita saat ini? Tuhan memberkati. (pg)



