SELALU BARU TIAP PAGI

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh harapan. Mungkin sebagian besar dari kita menjadi gamang ketika harus memulai mengerjakan hal-hal yang baru. Joyce Meyer (Penulis dan pembicara asal Amerika) berkata, “Tidak ada istilah terlambat untuk memulai sesuatu yang baru dalam hidup saudara.”

Ketika mentari pagi menyapa di ufuk timur, itu pertanda hari baru telah tiba, artinya kita kembali beroleh kesempatan dari Tuhan untuk menjalani hidup ini, dan terlebih lagi kita beroleh kesempatan untuk menikmati kasih dan kebaikan Tuhan.   Nabi Yeremia bersaksi, “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”  (Ratapan 3:22-23).  Karena itu kita harus mengawali hari dengan ucapan syukur untuk apa yang Tuhan sudah sediakan bagi kita di hari baru ini.

Saudara, Daud merupakan pribadi yang memiliki rasa haus dan lapar akan perkara-perkara rohani.  Ia begitu dekat dengan Tuhan dan selalu mencari hadirat-Nya di sepanjang hidupnya.  Daud memulai harinya dengan mencari Tuhan dan mengatur persembahan bagi-Nya, “TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.”  (Mazmur 5:4)

Mengatur persembahan  berbicara tentang pujian dan penyembahan kepada Tuhan sebagai cara untuk mengundang hadirat-Nya turun melawat dan memenuhi kehidupannya.  “… Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.”  (Mazmur 22:4). Itu artinya Tuhan sangat disenangkan dengan pujian umat-Nya.

Selain itu, kata persembahan bukan hanya berbicara tentang materi atau sesuatu yang dipersembahkan kepada Tuhan, tetapi meliputi segenap keberadaan hidup Daud:  hati, pikiran, kehendak dan rencana, diserahkan kepada Tuhan sepenuhnya.  Nasihat Rasul Paulus,  “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”  (Kolose 3:23). 

Memulai hari baru dengan membangun persekutuan yang karib dengan Tuhan, berbicara kepada-Nya dan mendengarkan Dia adalah hal yang biasa Daud lakukan.  Apa yang menjadi kebiasaan kita saat memulai hari baru? 


Orang bijak berkata,  “Permulaan yang baik merupakan setengah dari pekerjaan itu sendiri.”  Permulaan yang baik sebelum memulai hari adalah mencari Tuhan, bersekutu dengan-Nya dan mempertajam pendengaran akan suara-Nya.  “Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.” (Yesaya 50:4).  Kita sangat membutuhkan tuntunan dan penyertaan Tuhan dalam menjalani hari yang baru, kita harus melibatkan Tuhan di setiap rencana dan tindakan kita.  Bila Tuhan yang beserta kita, segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia.

Ingatlah! Di masa pandemi Covid – 19, kita perlu mencari terobosan-terobosan baru, baik dalam bisnis, pelayanan, dan bidang-bidang yang lain. Kita perlu memulai sesuatu yang baru. Frank Tibolt (Penulis Self Help dari Amerika) berkata, “Kita seharusnya diajar untuk tidak menunggu inspirasi untuk memulai sesuatu. Tindakan selalu melahirkan inspirasi. Sedangkan inspirasi jarang diikuti dengan tindakan.” Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Better days are coming. (pg).

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *