MEMIKIRKAN yang BAIK

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh rasa syukur. Tuhan telah memberikan hari yang baru untuk kita nikmati. Orang bijak berkata, “Nikmati saat kamu harus menikmati setiap momen kehidupan, dan bertahanlah saat keadaan mengharuskan kamu untuk bertahan.”

Saudara, memang tak terbantahkan bahwa medan peperangan dalam diri setiap orang ada di pikirannya sendiri. Pikiran adalah awal dari setiap tindakan, dan itu menunjukkan gambar diri seseorang.  Karena itu berhati-hatilah, bagaimana kita berpikir akan menentukan bagaimana kita melihat, menafsirkan dan menilai segala sesuatu, termasuk bagaimana kita melihat diri sendiri. 

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa siapa kita adalah apa yang kita pikirkan.  Dalam Amsal 23:7a dikatakan,  “Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia.”  Oleh karena itu, kita harus menjaga pikiran kita agar tetap positif dan bersih.  Mari kita belajar dari Rasul Paulus, “…  kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia.”  (2 korintus 8:21)

Ketika kita berpikiran positif terhadap seseorang secara otomatis sikap kita akan menjadi positif terhadapnya.  Ini menunjukkan bahwa pemikiran yang positif akan mampu membangun persepsi yang positif pula dalam setiap tindakan yang kita lakukan. 

Begitu pula bila kita berpikir bahwa masalah yang kita hadapi tampak sangat rumit kita pun akan melihat masalah seperti raksasa hitam yang sulit untuk ditaklukkan.  Sebaliknya kalau kita selalu berpikiran sederhana terhadap segala hal, kita akan melihat kehidupan itu menjadi sederhana.  Maka  “Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.”  (Roma 12:3).  Artinya Tuhan menghendaki agar kita berpikiran tidak terlalu tinggi, tetapi yang pantas dan sesuai dengan kadar iman, sehingga kita dapat menguasai diri.

Sesungguhnya segala yang baik dan benar itu datangnya dari Tuhan dan bila kita ingin mendapatkan hal-hal yang baik dari Dia, pikiran kita pun harus sesuai dengan firman-Nya! Ingatlah! Akhiri setiap hari dengan pikiran yang positif.Tidak peduli bagaimana pun sulitnya hidup saat ini,  esok  hari dapat menjadi kesempatan baru untuk menjadikan sesuatu lebih baik. Selain itu, mulai sekarang berpikirlah tentang hal-hal yang positif: misalnya tentang pengampunan, membina persahabatan, kesembuhan, keberhasilan,  serta hidup yang diberkati dan menjadi berkat. Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Better days are coming. (pg)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *