Tuhan Mengubah KESULITAN menjadi KESAKSIAN

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh penyerahan kepada Tuhan. Sahabat, ketika kita memasuki  tahun baru 2021 diperhadapkan dengan pandemi Covid – 19 yang semakin mengganas. Semakin banyak orang yang terinfeksi virus Corona. Dalam situasi seperti ini bukan iman yang besar yang Sahabat butuhkan, melainkan iman di dalam Allah yang besar. Keyakinan bahwa Allah yang Mahabesar tetap memegang kendali dunia saat ini.

Sahabat, setiap hari kita diperhadapkan dengan masalah, penderitaan dan kesesakan.  Itu merupakan bagian dari kehidupan manusia.  Musa bersaksi,  “Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.”  (Mazmur 90:10). 

Belum lagi hal-hal yang  tak terprediksi, tak disangka, tak diduga, tiba-tiba menghampiri kita. Peristiwa atau kejadian yang tak pernah diharapkan bisa saja menimpa seperti bencana, kecelakaan, musibah, malapetaka dan bahkan kematian.  Itulah  realitas hidup  yang bisa menimpa siapa saja tanpa terkecuali.

Sahabat, sebagai manusia seharusnya kita menyadari betapa terbatasnya kekuatan dan kemampuan kita.  Seharusnya pula kita bersikap rendah hati di hadapan Tuhan.  Orang-orang yang rendah hati selalu merasa miskin di hadapan Tuhan karena kekuatannya terbatas.  Yesus bersabda,  “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.”  (Matius 5:3). 

Jika  menyadari betapa sangat terbatas kekuatan kita, seharusnya kita merasa sangat membutuhkan Tuhan dan berserah penuh kepada-Nya.  Orang yang berserah kepada Tuhan secara benar pasti berusaha agar hidupnya selaras dengan kehendak-Nya.  Jadi hidup berserah kepada Tuhan itu tidak dapat dipisahkan dari hidup yang sesuai dengan kehendak-Nya.

Berserah kepada Tuhan bukan berarti bersikap pasif dan menjadi malas.  Berserah kepada Tuhan artinya membawa segala pergumulan yang kita khawatirkan kepada Tuhan dengan penuh penyerahan, dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. 
Ingatlah! Berserah kepada Tuhan berarti kita mempercayai Dia sebagai Pribadi yang Mahasanggup, yang kuasa-Nya jauh lebih besar daripada masalah kita! Rick Warren (Pendeta dan penulis asal Amerika) berkata, “Jika saudara berserah kepada Tuhan, Dia akan mengubah kesulitan saudara menjadi kesaksian.” Mari kita perhatikan himbauan Daud, “Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.”  (Mazmur 55:23) Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Merry Christmas and Happy New Year. (pg).

Comments

One response to “Tuhan Mengubah KESULITAN menjadi KESAKSIAN”

  1. Kristianti Kartika Widjaja Avatar
    Kristianti Kartika Widjaja

    Shalom….Selamat Tahun Bsru Pak Paul dan para Pendukung Kristus.
    Mari kita memasuki th 2021 dg penuh penyerahan kpd Tuhan.
    Dia yg kita sembah tidak akan meninggalkan umat-Nya yg setia dan mau mentaati akan Firman-Nya.
    Dia yg akan memelihara kita semuanya.. .Immanuel.
    God Bless You all…Happy New Year.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *