PILIH dan KEJARLAH yang TERBAIK

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Semoga kita senantiasa sehat dan dapat menikmati hidup. Saudara, Rasul Paulus menggambarkan bahwa perjalanan hidup kita bagaikan kita bertanding dalam satu gelanggang pertandingan. Maka kita jangan hanya mengejar hal-hal baik, bahkan yang lebih baik saja; namun kita harus mengejar hal-hal yang terbaik.

Oswald Chambers (Penulis asal Skotlandia) berkata, “Musuh iman bukanlah dosa, melainkan hal yang baik yang bukan yang terbaik. Hal yang baik adalah musuh hal yang terbaik.”

Saudara, hari ini kita akan belajar dari Injil Lukas 10:38-42. Perikop ini memberitahukan kepada kita tentang perjalanan dan pelayanan Tuhan Yesus bersama para murid-Nya dalam pemberitaan Injil-Nya.  Lukas menyampaikan beberapa hal penting, di antaranya: Tuhan Yesus diterima di rumah Marta; Marta sibuk melayani Tuhan; Maria duduk dekat kaki Tuhan; dan Maria telah memilih bagian yang terbaik. Mengingat halaman yang terbatas, kita akan fokus pada bagian yang terakhir saja.

Ketika Tuhan Yesus mengajar, Maria duduk di dekat kaki Tuhan. Dengan hati yang tulus ia mendengarkan ajaran Tuhan. Dengan hati yang tulus ia terus mendengar setiap perkataan Tuhan,  “Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, …” (ayat 39).

Maria lebih memilih duduk di dekat kaki Tuhan dan mendengarkan setiap ajaran-Nya. Mungkin Maria berpikir bahwa kesempatan tersebut merupakan kesempatan yang sangat luar biasa. Juga barangkali ia berpikir bahwa kesempatan seperti itu tidak akan terulang lagi. Karenanya, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk duduk di dekat kaki Tuhan Yesus agar dapat mendengarkan ajaran-Nya dengan baik.

Saudara, Maria memilih bagian yang terbaik, Coba kita simak baik-baik ayat 42, “… tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” Tuhan Yesus mengatakan bahwa Maria telah memilih bagian yang terbaik. Maria telah memilih untuk duduk di dekat kaki Yesus Kristus.  Ia lebih fokus dan mengutamakan mengambil bagian bersama-Nya. Ia telah memilih hal yang baik, lebih baik dan terbaik bersama dengan Tuhan Yesus. Ia siap untuk menerima perkataan-Nya dengan setulus hati dan segenap jiwa.

Ingatlah! Dalam satu pertandingan hanya yang terbaik yang meraih kemenangan. Saudara, jika kita masih dipusingkan antara memilih yang baik dan yang buruk, maka kita akan kesulitan untuk naik ke jenjang berikutnya, yaitu memilih antara yang baik dengan yang terbaik. Kejarlah dan pilihlah yang terbaik bagi hidup kita, karena Tuhan menyediakannya untuk kita. Jangan berlama-lama membiarkan diri kita berkutat hanya di antara pilihan yang baik dan yang buruk saja. Pilih dan kejarlah yang terbaik. Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Merry Christmas. (pg)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *