Menemukan MATA AIR KESELAMATAN

Menemukan MATA AIR KESELAMATAN

Sahabat, pada sekitar tahun 1987, untuk memenuhi kebutuhan air di kompleks kantor Sinode GKMI, maka dibuat sumur bor. Biasanya untuk menemukan mata air,  orang mengebor hingga ke dalam perut bumi puluhan sampai ratusan meter. Mata air sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan jasmani. Air digunakan untuk memasak makanan, mencuci pakaian, mencuci perlengkapan dapur dan makan.   juga untuk mandi. Air menjadi bahan dasar untuk semua aneka jenis minuman dan makanan.

Untuk lebih memahami topik tentang: “Menemukan MATA AIR KESELAMATAN”, Bacaan Sabda pada hari ini saya ambil dari Yesaya 12:1-6 dengan penekanan pada ayat 2 dan 3. Sahabat, dalam Yesaya 12, kita belajar bahwa Allah menginginkan umat-Nya, yang sedang tinggal di padang gurun, baik secara jasmani maupun rohani, untuk menemukan mata air keselamatan dari-Nya.

Yesaya menyamakan keselamatan dari Allah dengan mata air yang memancarkan air yang paling menyegarkan. Setelah bertahun-tahun lamanya berpaling dari Allah, bangsa Yehuda ditentukan-Nya untuk mengalami masa pembuangan ketika Dia mengizinkan bangsa-bangsa asing untuk menaklukkan Yehuda dan menyerakkan penduduknya. Namun, nabi Yesaya berkata bahwa sekelompok sisa dari umat-Nya pada akhirnya akan kembali ke tanah kelahiran mereka sebagai tanda bahwa Allah menyertai mereka (Yesaya 11:11-12).

Sahabat, Yesaya 12 merupakan kidung pujian kepada Allah atas kesetiaan-Nya dalam memenuhi segala janji-Nya, terutama janji keselamatan. Yesaya membesarkan hati umat Allah dengan menyampaikan bahwa dari mata air keselamatan Allah, mereka akan menerima kesegaran berupa anugerah, kekuatan, dan sukacita Allah (ayat 1-3). Semua itu akan menyegarkan dan menguatkan hati mereka dan mendorong mereka untuk memuji dan mengucap syukur kepada Allah (ayat 4-6).

Allah rindu setiap orang percaya, melalui pengakuan dosa dan pertobatan, menemukan kesegaran sukacita yang terdapat dalam mata air keselamatan-Nya yang kekal. Mata air keselamatan dari Allah tidak akan pernah kering. Karena itu, cari, temukan  dan nikmatilah mata air keselamatan agar kita menerima sukacita, kesegaran, dan kekuatan-Nya. 

Kita perlu mengikuti seruan Yesaya yang mengajak kita bersyukur kepada Allah dan memasyhurkan nama-Nya, baik kala senang maupun susah. Allah sang sumber keselamatan akan menguatkan kita hingga kita tidak gentar. Perbuatan-Nya yang mulia perlu diwartakan kepada bangsa-bangsa di seluruh bumi. Dengan sukacita penuh pujian, sudah selayaknya kita selalu bersyukur atas segala berkat-Nya. 

Dari hasil perenunganmu dari bacaan kita pada hari ini, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini:

  1. Apa yang diserukan oleh Yesaya kepada umat Allah dalam ayat 1-3?
  2. Apa yang diserukan oleh Yesaya kepada umat Allah dalam ayat 4-6?

Selamat sejenak merenung. Tuhan memberkati. (pg)  

Renungan Lainnya