Tuhan Meninggikan ORANG yang RENDAH

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat dan dengan semangat kita memuji Tuhan dari sekarang sampai selamanya. Sahabat, kalau kita belajar dari kehidupan presiden kita saat ini, bapak Joko Widodo atau lebih dikenal dengan nama Jokowi, sangat luar biasa. Beliau bukan seorang Ketua Partai, bukan pula seorang jenderal, juga bukan keturunan ningrat, tapi diangkat oleh Tuhan menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke-7.

Maka pada hari ini dengan penuh antusias saya mengajak Sahabat untuk menggali berkat dari Mazmur 113:1-9 di bawah judul: “Tuhan meninggikan orang rendah.”

Sahabat, sangat menarik, perikop tersebut dibuka dengan ayat 1 dan 2 sebagai berikut, ”Haleluya! Pujilah, hai hamba-hamba TUHAN, pujilah nama TUHAN! Kiranya nama TUHAN dimasyurkan , sekarang ini dan selama-lamanya.” Nah, itu artinya jangan tunggu sampai hari esok untuk memuji nama Tuhan tetapi mulailah sekarang dan untuk selama-lamanya. Tuhan tidak ingin kita berhenti memuji dan memuliakan nama-Nya. Tuhan ingin kita meninggikan nama-Nya, bahkan dalam setiap waktu kita, “Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari, terpujilah nama Tuhan” (ayat 3).

Ayat berikutnya berbicara mengenai siapakah Tuhan itu? Coba kita simak ayat 4-6,  “TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit. Siapakah seperti TUHAN, Allah kita yang diam di tempat tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?” Dari 3 ayat tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa Tuhan adalah yang punya kuasa. Tuhan mengatasi segala bangsa dan Kemuliaan-Nya mengatasi langit.

Sahabat, pemazmur mengajak orang percaya untuk memuliakan Tuhan karena tidak ada allah lain seperti Allah Israel (ayat 5). Sebab langit adalah takhta Allah dan bumi adalah tumpuan kaki-Nya (ayat 4 dan Yesaya 66:1). Di sisi lain, Allah yang Mahatinggi juga adalah Allah yang peduli dengan ciptaan-Nya. Allah tidak duduk diam di surga tanpa berbuat apa pun. Sebaliknya, Ia dengan saksama mengamati, menyelidiki, mengatur, dan mencukupi kebutuhan ciptaan-Nya (ayat 6 dan Matius 6:25-32).

Selain itu, Allah mengangkat derajat dan martabat umat-Nya di mata bangsa-bangsa. Ia tidak membiarkan umat-Nya dipandang sebelah mata oleh para musuh mereka (ayat 7 dan 8). Ia mendudukan umat-Nya setara dengan bangsa-bangsa lain. Salah satu contohnya dapat ditemukan dari kisah Daud, Ester, Daniel, dan sebagainya. Bahkan untuk perempuan yang mandul pun diperhatikan oleh Allah. Ia mengembalikan kehormatan orang-orang yang dikasihi-Nya di hadapan sesamanya (9). Kebesaran Allah dapat terlihat pada kisah Sara dan Hana.

Sahabat, dalam kisah-kisah di Alkitab, ada cukup banyak orang yang mungkin dipandang sebelah mata namun dipilih Allah untuk melakukan pelayanan besar. Misalnya Gideon, ia dipanggil sewaktu sedang mengirik gandum. Saul dipanggil saat sedang mencari keledai-keledai betina ayahnya yang hilang. Daud dipanggil saat sedang menggembalakan domba. Para rasul dipanggil saat mereka sedang menjala ikan. 

Ingatlah! Sahabat. bukan tidak mungkin orang-orang yang dipandang bodoh dan lemah bagi dunia, dipilih dan dipakai Allah untuk melakukan perkara besar. Allah sanggup mengangkat mereka yang dianggap tidak memiliki keahlian untuk kemudian menempatkan mereka di tempat yang paling terhormat. Itulah cara yang kadang dipakai Allah untuk mengagungkan hikmat, kuasa dan kedaulatan-Nya. Tuhan memberkati Sahabat dan keluarga. Tuhan selalu punya cara untuk mengangkat anak-anak-Nya. (pg)

Comments

One response to “Tuhan Meninggikan ORANG yang RENDAH”

  1. Kristianti Kartika Widjaja Avatar
    Kristianti Kartika Widjaja

    Shaloom…Selamat pagi Pak Paul dan para Sahabat pendukung Kristus
    Salam sehat , penuh sukacita dan semangat di dalam Kristus
    Puji Tuhan ??, kabar baik krn kita masih bisa menikmati Rahmat-Nya yg selalu baru di setiap pagi dan masih bisa merenungkan sebagian dari Firman-Nya.
    Terima kasih utk Renungan Firman Tuhan pagi ini yg menjadi Rhema utk kita supaya kita mensyukuri dan tidak merasa rendah diri walaupun kita merasa lemah dan tidak berpotensi di masyarakat.
    Allah sanggup memakai orang-orang yg dipandang remeh oleh dunia untuk melakukan perkara-perkara yang besar , sehingga kedaulatan dan kebesaran Allah dinyatakan melalui mereka yg dipandang sebelah mata oleh dunia. ….Immanuel
    Tuhan Yesus Memberkati kita semua…Selamat berakhir pekan di dalam perlindungan Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *