Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh keberhasilan. Sahabat, di akhir tahun 2020 dan di awal tahun 2021 merupakan kesempatan yang baik untuk mengevaluasi perjalanan hidup kita di tahun 2020. Apa yang saya canangkan di awal tahun 2020 banyak yang tidak dapat berjalan. Untuk acara Yubileum Christopherus misalnya, dari 6 program yang saya canangkan, hanya dua program yang dapat jalan. Bagaimana dengan sahabat?
Walau pun orang bijak berkata, “Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda,” tapi hampir setiap orang berusaha untuk tidak mengalami kegagalan dalam hidupnya: entah itu gagal dalam studi, karir, bisnis, dan juga rumah tangga. Kegagalan ibarat monster hitam yang sangat menakutkan, sehingga berbagai upaya kita lakukan supaya tidak bertemu dengannya.
Saudara, pengalaman hidup kita bercerita bahwa semua orang pasti pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya, termasuk orang-orang besar atau tokoh-tokoh hebat yang ada di dunia ini. Namun tak perlu kita larut dalam kekecewaan yang berkepanjangan, apalagi sampai berputus asa. Setiap kegagalan yang kita alami, sesungguhnya merupakan hal yang wajar dan manusiawi.
Saudara, apa itu kegagalan? Kegagalan adalah suatu proses ketidak berhasilan mencapai apa yang diusahakan atau direncanakan. Jika saat ini kita mengalami kegagalan, jangan putus asa dan larut dalam kekecewaan terus-menerus. Sejarah dunia mencatat bahwa orang-orang yang sukses bukanlah orang-orang yang tidak pernah gagal dalam hidupnya; justru mereka juga pernah atau mungkin berkali-kali mengalami kegagalan, tapi mereka tidak menyerah pada keadaan dan kemudian bangkit. Bangun dari kegagalan!
Kegagalan bisa saja Tuhan izinkan terjadi dalam hidup ini untuk membuka mata rohani kita bahwa tanpa Tuhan kita tidak dapat melakukan hal-hal yang berarti. Kadang ada cukup banyak di antara kita yang tidak melibatkan Tuhan dalam rancangan dan rencana hidup. Hal itu barangkali karena kita merasa mampu dan sudah berpengalaman. Seharusnya kita menyadari, “Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana.” (Amsal 19:21).
Nah, begitu mengalami kegagalan barulah kita sadar bahwa tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa. Saat kita dalam keadaan tiada berdaya dan mengangkat tangan tanda berserah, saat itulah Tuhan akan turun tangan menyatakan kuasa-Nya. “Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” (2 Korintus 12:9b).
Ingatlah! Asal kita tetap berdoa dan berjuang, akan selalu ada kesempatan pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Kesempatan untuk meraih keberhasilan masih akan terbuka lebar. Ambil sisi positif dari setiap kegagalan. Belajarlah untuk selalu melibatkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan, sebab kehendak dan rencana-Nya takkan pernah gagal, “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal” (Ayub 42:2). Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Merry Christmas and Happy New Year. (pg)
Leave a Reply