Taruhlah Selalu KATA “YA”

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh damai dan sukacita. Dalam perjalanan hidup, kadang kita menjadi bimbang untuk melangkah, ketika kenyataan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Orang bijak memberikan resep agar dapat meraih keberhasilan, “Tarik nafas kepercayaan diri. Buang nafas kebimbangan. Taklukan ketakutanmu. Raih impianmu.”

Saudara, sesungguhnya kebimbangan merupakan salah satu faktor penghalang untuk memperoleh apa yang Tuhan janjikan.  Yakobus mengingatkan,  “…  orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.”  (Yakobus 1:6-7).  Selama kita mengizinkan kebimbangan menari-nari di hati dan pikiran, jangan pernah berharap bahwa kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan dari Tuhan.

Tuhan Yesus menegaskan,  “Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.” (Markus 11:23).  Bila kita ingin melihat dan mengalami perkara-perkara yang dahsyat dinyatakan di dalam hidup kita, jauhkan segala kebimbangan, dan taruhlah selalu kata “ya” dalam hati dan pikiran. 

Saudara, masih ada orang percaya yang menganggap bahwa janji-janji Tuhan itu  palsu. Musa memberi penegasan,  “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?”  (Bilangan 23:19). 

Ada cukup banyak orang yang sudah sekian tahun lamanya mengikut Tuhan tapi hidupnya belum mengalami perubahan yang berarti.  Bagaimana dan mengapa janji-janji firman Tuhan belum tergenapi dalam hidupnya?  Ada kemungkinan salah satu sebabnya karena dalam hati dan pikirannya  ada  “ya”  dan  “tidak”.  “Ya” dan “tidak”  ketika bergabung menjadi yang namanya kebimbangan.  

Maka bila kita berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan, kita harus yakin dan membayangkan bahwa kita sudah menerimanya,  “… apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.”  (Markus 11:24).  Rasul Paulus menegaskan  “… di dalam Dia hanya ada ‘ya’. Sebab Kristus adalah ‘ya’ bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan ‘Amin’ untuk memuliakan Allah.”  (2 Korintus 1:19-20), Karena itu pegang kebenaran firman Tuhan itu, dan percayalah bahwa cepat atau lambat janji-Nya pasti digenapi.

Ingatlah! Tuhan pasti menggenapi janji-janji-Nya karena janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah  (Mazmur 12:7). Karena itu Merry Riana (Motivator asal Indonesia) bertekad, “Aku akan perintahkan diriku dan mengatakan bahwa aku mampu! Aku akan mengalahkan kebimbangan, rasa takut, perasaan minder, dan menukarnya dengan keberanian.” Tuhan memberkati Saudara dan keluarga. Merry Christmas. (pg)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *