TERSUNGKUR LALU BERSYUKUR : YANG SEHARUSNYA DIINGAT

  Mechthild of Magdeburg (1207–1282), seorang mistikus Jerman yang meninggalkan kenyamanan bangsawan untuk hidup melayani di antara kaum miskin. Dalam karya rohaninya The Flowing Light of the Godhead, ia menulis pengalaman batin yang lahir dari perjumpaan mendalam dengan kasih Allah. Mechthild sering ditolak oleh kalangan gerejawi karena keberaniannya berbicara tentang terang ilahi yang mengalir dalam …

TERSEUNGKUR LALU BERSYUKUR : SYUKUR YANG MELEBUR

  Anselmus dari Laon (tahun 1050–1117) dikenal sebagai teolog dan pendidik besar asal Perancis yang mendirikan School of Laon, pusat pembelajaran Kitab Suci yang tersohor di zamannya. Ia menekuni tafsir Alkitab dengan disiplin tinggi, namun hidupnya sederhana dan  menundukkan pengetahuannya kepada kehendak Tuhan. Anselmus tidak mengejar kemegahan akademik, melainkan mengarahkan semua kepintaran untuk memuliakan Allah, …

TERSUNGKUR LALU BERSYUKUR: (KESOMBONGAN YANG LURUH)

Blaise Pascal, ilmuwan dan filsuf besar Prancis yang pernah hidup dalam kejayaan akal dan kebanggaan pengetahuan. Namun pada malam 23 November 1654, ia mengalami pengalaman ilahi yang berdampak besar dalam hidupnya yaitu saat ia hampir tewas karena kereta kudanya nyaris terjun ke Sungai Seine.  Dalam doa yang penuh tangis, ia merasakan hadirat Allah seperti api …

TERSUNGKUR LALU BERSYUKUR

  Cuthbert of Lindisfarne lahir sekitar tahun 634 di Northumbria, Inggris. Ia dikenal sebagai biarawan dan gembala umat yang rendah hati, penuh kasih, dan tekun dalam doa. Ia menolak kenyamanan dan jabatan demi hidup sederhana di pulau terpencil, di mana ia bersekutu dengan alam dan Tuhan dalam kesunyian. Namun justru dari kesederhanaan itulah, banyak orang …