+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

DARI LEMBAH PENANTIAN, TUHAN MERENGKUH DENGAN PENGHARAPAN

DARI LEMBAH PENANTIAN, TUHAN MERENGKUH DENGAN PENGHARAPAN

William Wilberforce adalah seorang politisi Inggris yang menghabiskan lebih dari duapuluh tahun hidupnya memperjuangkan penghapusan perbudakan di Kerajaan Inggris. Ia menghadapi berbagai tekanan, oposisi bahkan ancaman, tetapi ia tidak menyerah. Banyak orang meragukan bahwa perbudakan bisa dihapus, tetapi Wilberforce tetap berpegang pada imannya dan yakin bahwa Tuhan memanggilnya untuk misi ini.  Tahun demi tahun berlalu dan perjuangannya tampak sia-sia. Namun, ia tidak berhenti berdoa dan bekerja. Akhirnya hanya beberapa hari sebelum kematiannya, Parlemen Inggris mengesahkan Undang-Undang Penghapusan Perbudakan. Penantiannya panjang dan melelahkan, tetapi Tuhan merengkuhnya dengan pengharapan dan menggenapi rencana-Nya.

Kita sering merasa terjebak dalam “lembah penantian” masa di mana doa kita seolah-olah tidak dijawab, harapan kita diuji, dan kita bertanya-tanya kapan Tuhan akan bertindak. Mazmur 27:14 mengatakan, “Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!”  dan ayat ini mengingatkan kita bahwa menantikan Tuhan bukanlah sekadar diam, melainkan mempercayakan hidup kita kepada-Nya dengan hati yang teguh.  Seandainya Wilberforce menyerah di tengah jalan, barangkali ia tidak akan melihat buah dari perjuangannya. 

Kita mungkin saat ini sedang berjuang dalam doa dan belum melihat jawaban atas doa-doa kita, namun tetaplah berdoa dan jangan menyerah. Tuhan bekerja dengan cara dan waktu-Nya dan pengharapan di dalam Dia tidak akan mengecewakan.  Tuhan tidak pernah terlamba, meskipun terkadang kita merasa menunggu terlalu lama. Jika kita tetap teguh dalam iman, kita akan melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam waktu dan cara-Nya yang sempurna.  Ingatlah bahwa penantian bersama Tuhan bukanlah waktu yang terbuang, tetapi waktu yang dipakai-Nya untuk membentuk kita dan menggenapi rencana-Nya. (sTy)

Leave a Reply