+62 24 8312162

Hot Line Number

+62 24 8446048

Fax

Jl. Sompok Lama no. 62c Semarang

Kantor Pusat

Di Pemakaman

Di Pemakaman

Bacaan Alkitab: Jawab Yesus:“AKUlah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepada-KU, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (Yohanes 11:25)

Saya senang mendengarkan berbagai sambutan, nasihat, kotbah oleh berbagai rohaniwan, yang intinya betapa hidup ini singkat dan itu berarti betapa bernilainya selama kita masih berada di dunia ini. Salah satu nasihat yang pernah saya baca di peti mati bertuliskan: ”Kemarin aku seperti kamu, besok kamu seperti aku, yang penting bukan siap-siapa yang mengantar aku tetapi siapa yang menjemput aku”.

Saat orang yang kita kasihi meninggal dunia, kita pergi ke kuburan untuk mengikuti prosesi pemakaman. Kita mungkin akan duduk atau berdiri di sekitar makam dan mendengarkan dengan khidmat saat rohaniwan agama menyampaikan kotbahnya. Diakhiri dengan jenazah diturunkan ke liang lahat. Kemudian kita mungkin akan tinggal sejenak untuk menaburkan bunga dan berdiri dengan kepala tertunduk untuk mengenang dan menghormati yang meninggal saat masih hidup. Orang yang kita kasihi telah telah tiada, kita pun sadar bahwa kita tidak dapat membawanya kembali.

Berbeda saat Tuhan Yesus Kristus datang ke pemakaman Lazarus, sahabat-Nya yang baru saja meninggal. Ketika tiba di kuburnya, DIA menggunakan otoritas kuasa-Nya dengan memberi perintah: “Angkat batu itu” (Yohanes 11:39). “Lazarus, marilah keluar!” (Yohanes 11:43). “Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi” (Yohanes 11:44).

Kita mungkin berharap sepenuh hati dapat mengembalikan orang yang kita kasihi, tetapi meskipun kita memberikan perintah seperti yang Yesus ucapkan, tak ada yang akan terjadi. Namun, Yesus memiliki kuasa untuk itu, karena DIA adalah “kebangkitan dan hidup” (Yohanes 11:25). Kuasa-Nya nyata saat Lazarus keluar dari kubur, dan hidup kembali!

Kelak, Tuhan Yesus Kristus akan datang lagi ke kubur dari orang-orang percaya. Dan ketika DIA memberikan perintah, maka semua jenazah orang mati yang percaya kepada-Nya akan “keluar dan bangkit” (Yohanes 5:28,29; 1 Tesalonika 4:16). Betapa luar biasa hari itu kelak! Inilah berita baru bagi yang belum percaya Tuhan Yesus Kristus, DIA bukan sekedar zat (padat, cair, gas) yang amat terbatas oleh ruang dan waktu, tetapi DIA itu ROH yang kekal dan tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Betapa di saat pandemi covid-19 ini kita berpotensi mudah meninggal dunia, tetapi RIP (Rest In Peace), meninggal dengan tak takut sedikit pun karena kita meninggal dalam damai-Nya yang abadi. 

Hikmat hari ini: Bagi pengikut Tuhan Yesus Kristus, kematian adalah pintu masuk menuju kemuliaan.

Selamat memasuki hari baru hari ini, kematian adalah pintu gerbang elok menuju hidup kekal. Mari kita jalani protokol kesehatan dengan cermat sebagai bekal hidup bermakna di era New Normal hari ini. Jesus Christ bless you (sp).

Leave a Reply