Deprecated: __autoload() is deprecated, use spl_autoload_register() instead in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/phpmailer/PHPMailerAutoload.php on line 45

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/fluentpdo/BaseQuery.php on line 226

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/fluentpdo/BaseQuery.php on line 226
SAMPAH
Logo
images

SAMPAH

"Sampah"

 

Setiap kita tentu mengenal kata dalam bahasa Jawa: 'Nyusuh'. Semua barang yang kita koleksi lebih banyak dari yang kita buang, lama-lama barang yang kita kumpulkan menjadi sangat banyak hingga kita melihatnya 'nyusuh'.

Ketika kita membongkar semua barang yang 'nyusuh' itu, walau dulu ketika kita peroleh melalui berbagai macam kompetisi, susah payah selama bertahun-tahun, tetapi kini semua itu sudah tiada guna lagi, selain hanya sebagai kenangan, ada yang manis, ada juga yang pahit. Semua barang 'nyusuh itu bak sampah'.

Tentu kita mengenang darah, keringat, dan air mata yang mengucur demi mendapatkan semua benda-benda 'nyusuh' itu. Namun sekarang, agar tak terkesan kumuh, tak sedap dipandang, tak sehat kita terpaksa rela membuangnya, karena semua itu tidak berharga lagi bagi kita, 'sampah'.

Ada sebuah puisi anak-anak yang aneh karya Shel Silverstein berjudul 'Hector si Kolektor'. Puisi itu mengisahkan tentang semua benda yang dikoleksi oleh Hector selama bertahun-tahun. Ia 'menyayangi benda-benda itu lebih dari berlian yang bersinar, lebih dari emas yang berkilauan'. Lalu Hector mengundang semua temannya: 'Kemarilah, aku mau membagikan hartaku!' Lalu semua temannya datang untuk melihatnya, tetapi mereka menyebut barang-barang itu 'sampah!'

Seperti itulah nantinya akhir hidup kita. Semua milik kita, semua benda yang kita perjuangkan di sepanjang hidup kita, menjadi tidak berarti apa-apa, selain hanya 'sampah' belaka. Saat itulah kita diyakinkan bahwa harta bukanlah hal yang paling berharga dalam hidup ini. Mari kita miliki cara pandang yang benar, seperti cara pandang Paulus: 'Apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus' (Filipi 3:7).

Lagi kata Paulus di kitab Filipi 3:8 (TB): "Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya 'sampah', supaya aku memperoleh Tuhan Yesus Kristus". (JAWA94): "Ora mung prekara-prekara kuwi waé, nanging kabèh prekara saiki dakanggep mung mitunani, yèn katandhing karo sing luwih aji, yakuwi kawruh bab Gusti Yesus Kristus, Gustiku. Merga saka Gusti Yesus Kristus kabèh mau wis dakbuwang, lan kabèh mau dakanggep uwuh, supaya aku bisa nampa Gusti Yesus Kristus".

 

Miliki yang kekal sebagai bekal hidup setelah mati, Jesus Christ bless you (sp).


TAG

Tinggalkan Komentar