Deprecated: __autoload() is deprecated, use spl_autoload_register() instead in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/phpmailer/PHPMailerAutoload.php on line 45

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/fluentpdo/BaseQuery.php on line 226

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/fluentpdo/BaseQuery.php on line 226
Keluarga
Logo
images

Keluarga

"Keluarga"



     Mujizat pertama yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus yakni di dalam perjamuan nikah di desa Kana (Yoh.2:1-11). DIA mengubah air jadi anggur, DIA hadir dan memberkati pernikahan.

     Orang yang menyepelekan keluarga dengan sengaja melawan Firman Tuhan, walau secara materi mungkin berkecukupan, tapi damai sejahtera tidak didapat di rumah tangga itu.

     Bill Havens, seorang pendayung hebat berkaliber Internasional. Pada saat dia dikarantina untuk pemusatan latihan menjelang piala dunia dayung, dia menerima berita bahwa istrinya akan melahirkan.

     Setelah kabar tersebut diterimanya, ia memilih pulang dan tidak mengikuti kejuaraan dunia. Dia putuskan untuk menunggui istri yang akan melahirkan.

     Belasan tahun kemudian, Bill menerima telegram dari putranya, Frank, yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas 'dayung cano' 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.

     Telegram itu isinya: 'Ayah, terima kasih karena telah menunggui kelahiran saya. Saya akan pulang membawa medali emas yang seharusnya ayah menangkan belasan tahun silam'.

     Dari kisah di atas kita belajar bagaimana hadirnya keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut. Buah-buah pelayanan seharusnya dari getaran doa keluarga. Walau ada juga yang pelayanan sebagai pelarian karena keluarga berantakan, hanya nampaknya saja sukses berpelayanan.

     Hidup itu pilihan. Kepentingan keluarga, boleh, dan sah-sah saja dinomersekiankan. Tetapi bagi Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS berkata: 'Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dengan keluargaku daripada dengan petinggi2 dunia manapun.

     Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik, bahwa semua yang kita lakukan, semua jerih lelah kita dalam pekerjaan, pelayanan bermuara pada keluarga yang kita cintai.

     Di titik itu pula kita temukan bahwa jabatan, prestasi, dan promosi tidaklah seberarti kebersamaan di antara dan di dalam keluarga.

     Cukup bijaksana jika kita tidak menukar kehangatan dalam keluarga dengan kesibukan dalam pekerjaan, pelayanan, hobi, dsb yang mungkin sudah sangat berlebihan.

     Selalu ada hasil yang terbaik dari kerja keras yang terbaik pula, tetapi jangan lupa bahwa: 'Keluarga adalah yang Terbaik Dari Segala Urusan Yang Baik dari Tuhan'.

     Walau ada perbedaan, tetapi berkat Tuhan tercurah bagi kita yang mau hidup rukun, sebagaimana firman Tuhan Yesus Kristus melalui pemazmur 133:1b (TB): 'Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" (JAWA94): "Iba éndahé lan ngresepaké, menawa umaté Gusti uripé padha rukun".


TAG

Tinggalkan Komentar