Deprecated: __autoload() is deprecated, use spl_autoload_register() instead in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/phpmailer/PHPMailerAutoload.php on line 45

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/fluentpdo/BaseQuery.php on line 226

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2056985/public_html/po-includes/core/vendor/fluentpdo/BaseQuery.php on line 226
HadiahNYA Berwujud Suami
Logo
images

HadiahNYA Berwujud Suami

"HadiahNYA Berwujud Suami"

 

Suami dan istri, masing-masing pasti punya kekurangan dan kelebihan, ibarat selembar mata uang dengan dua sisi yang berbeda, yang kedua sisinya kita butuhkan.

Betapa bahagianya kita di dalam keluarga bila suami-istri bisa saling menerima apa adanya bukan ada apanya.

Suatu sore ada seorang istri pulang lebih awal karena arisan di kantor dibatalkan.

Semenjak ditinggal suami selamanya, wanita itu menjalani peran ganda sebagai ibu dan juga ayah bagi anak perempuannya yang berumur 5 tahun lebih.

Pulang kerja saat itu anaknya sudah tidur. Diciumnya kening dan didapatinya banyak sekali surat di dekat anaknya.

Diambilnya secara acak dan dibacanya isi surat pertama: 'Ayah, tadi aku dipukul ibu keras sekali, ibu marah karena aku hamburkan biscuit di kamar, padahal tadi aku makan biscuit karena lapar, mau makan ibu belum pulang'.

Hati ibu itu mulai terasa berat, lalu dilanjutkannya dengan surat kedua: 'Ayah, hari ini ibu memukul tanganku dengan keras sampai sakit kalau digerakkan. Ibu marah karena aku ambil kertas-kertas ibu. Aku kangen padamu ayah, makanya aku ingin kirim surat ini kepada ayah'.

Tak terasa air mata ibu itu menetes keluar melihat tulisan anak kecilnya yang polos. Kini dibukanya surat ketiga: 'Ayah, hari ini ibu marah, mengurungku di kamar mandi. Ibu marah karena foto ayah yang ada di kamar ibu, mau aku pindahkan ke kamarku yah, aku mau memasangnya di dinding, tapi aku kurang tinggi, foto ayah jatuh. Aku mau taruh foto ayah supaya kalau besar nanti aku bisa selalu ingat wajah ayah yang bersusah payah mencari nafkah untuk kami'.

Begitu membaca surat terakir anaknya, air matanya makin tercurah kemudian dipeluknya erat-erat anaknya yang sedang tidur.

Bagi yang masih merasa sebagai istri, suami dan anak adalah hadiah terindah dari Tuhan, jangan sia-siakan ya, kelemahan suami dan anak adalah kekuatan para istri.

 

Jesus Christ bless you (sp).


TAG

Tinggalkan Komentar